Tasawuf Suhrawardi al-Maqtul

Buku Tasawuf Suhrawardi al-Maqtul menyingkap sisi spiritual seorang filsuf besar Islam yang selama ini lebih dikenal sebagai pemikir rasional—Suhrawardi, Syaikh al-Isyraq. Berbeda dari banyak kajian sebelumnya yang menyoroti aspek filsafat hikmah isyraqiyyah, buku ini menempatkan Suhrawardi sebagai seorang sufi dengan pengalaman batin yang mendalam dan pengaruh yang luas terhadap peradaban Islam. Penulis menelusuri bagaimana Suhrawardi memadukan antara cahaya rasional dan intuisi spiritual dalam memahami hubungan antara Tuhan, alam, dan manusia. Ia mengungkap dua teori penting dalam pemikiran Suhrawardi: gerak menurun cahaya yang menjelaskan asal-usul alam dari sumber tunggal Nur al-Anwar, dan gerak menaik cahaya yang menggambarkan perjalanan jiwa manusia menuju hakikat Ilahi. Kedua teori ini bukan sekadar hasil renungan filsafat, tetapi buah dari perjalanan rohani yang mendalam. Melalui pendekatan ilmu tasawuf dan kajian pustaka terhadap karya-karya orisinal Suhrawardi, buku ini memperlihatkan bahwa seluruh gagasan Suhrawardi berakar dari pengalaman mistik yang diperkaya oleh khazanah pemikiran Yunani, Persia, dan Islam. Ia tidak menolak filsafat, tetapi menjadikannya jembatan untuk menalar intuisi spiritual. Di sinilah kejeniusan Suhrawardi: menggabungkan hikmah intuitif (al-hikmah al-dhawqiyyah) dan hikmah diskursif (al-hikmah al-bahthiyyah). Buku ini bukan hanya menelusuri jejak pemikiran seorang sufi yang wafat sebagai “al-Maqtul” — syahid ilmu pengetahuan — tetapi juga menunjukkan relevansi ajaran cahayanya bagi dunia modern. Kearifan Suhrawardi, sebagaimana ditunjukkan dalam karya ini, mampu menyalakan inspirasi baru dalam memahami spiritualitas Islam dan mempertemukan kembali akal serta rasa dalam perjalanan menuju Tuhan.

Share this Post